Sampang, Cekpos.id – Sebuah pernikahan lintas negara antara pria asal Turki dan perempuan Madura menjadi sorotan publik serta viral di media sosial. Pasangan tersebut adalah Burak Yiğitgülsün, warga Turki, yang resmi menikahi Siti Hofifah, perempuan asal Desa Jelgung, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura. Prosesi akad nikah berlangsung khidmat pada Jumat (12/6/2026) dengan nuansa budaya lokal yang kental.
Di Madura, pernikahan bukan sekadar ikatan dua insan, melainkan juga peristiwa sosial yang mempertemukan keluarga besar dan masyarakat. Sejak pagi, warga berdatangan untuk menyaksikan momen sakral ini. Kehadiran Burak yang datang langsung dari Turki menambah daya tarik, seolah mempertemukan dua dunia dalam satu ikatan suci.
Prosesi akad nikah tetap mengikuti tata cara Islam yang berlaku di Indonesia. Menariknya, Burak telah mempelajari bahasa Indonesia agar dapat melafalkan ijab kabul dengan fasih. Hal ini mencerminkan penghormatan terhadap tradisi dan aturan agama yang dijunjung tinggi masyarakat Madura.
Ibu mempelai pria, Deniz Güçyetmez, turut hadir langsung dari Turki. Kehadiran keluarga besar dari luar negeri memberi warna tersendiri, sekaligus memperlihatkan bagaimana pernikahan ini menjadi jembatan persahabatan antarbangsa.
Dalam tradisi Madura, pernikahan sering menjadi ajang silaturahmi besar. Warga berkumpul, berbagi kebahagiaan, dan memperkuat ikatan sosial. Pernikahan Burak dan Siti menjadi simbol bahwa perbedaan budaya dan kewarganegaraan bukanlah penghalang untuk membangun rumah tangga harmonis, selama dilandasi cinta, komitmen, dan saling menghormati.
Siti Hofifah mengaku bersyukur seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Sementara Burak menyampaikan kebahagiaannya karena diterima hangat oleh keluarga besar istrinya dan masyarakat Madura. Ia bahkan menyebut Madura akan selalu memiliki tempat istimewa di hatinya.
Kepala KUA Kecamatan Robatal menegaskan seluruh proses administrasi telah dipenuhi sesuai ketentuan, sehingga pernikahan sah secara hukum dan agama. Viral di media sosial, kisah cinta Burak dan Siti mendapat banyak respons positif dari warganet. Banyak yang menilai pernikahan ini sebagai bukti bahwa cinta mampu menyatukan dua insan dari belahan dunia berbeda sekaligus menjadi jembatan persahabatan antara Indonesia dan Turki.
Lebih dari sekadar pernikahan, momen ini menjadi representasi nilai budaya Madura yang menjunjung tinggi kebersamaan, penghormatan terhadap tradisi, dan keterbukaan terhadap perbedaan.














