Surabaya – Pembangunan saluran drainase atau peninggian saluran di jalan kyai tambak Deres, Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak, yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya, diduga dikerjakan secara asal-asalan oleh pihak pemborong.
Melalui satuan kerja (Satker) Pemerintah kota Surabaya dinas sumber daya air dan bina marga yang dikerjakan oleh CV Citra Mandiri Surya
Pantauan awak media dilokasi pekerjaan pada hari Kamis, (21/05/2026) pekerja telah mengindahkan atau mengabaikan alat pelindung diri padahal di rencana anggaran biaya (RAB) telah tertera bahwa APD terhitung di dalamnya.
Mirisnya, Di lokasi pekerjaan pelaksana dan mandor saat pekerja di nyatakan lembur hilang di telan bumi alias tidak ada dilokasi. Diduga pekerjaan di jalan kyai tambak deres lemah dalam pengawasan.
Saat di konfirmasi salah satu konsultan pengawas Trisna iya mengatakan, Iya pelaksananya tidak ada, mungkin tadi siang pelaksana kesini dan tidak bertemu dengan kami.
“Untuk pekerja dilemburkan, kemungkinan pekerjaannya kurang sedikit dan itu atas perintah mandornya.” Katanya kepada media cekpos.id
Lanjut konsultan pengawas menambahkan, Tadi sudah ku bilangkan ke mandornya, Untuk peralatan yang digunakan manual alias hanya mengandalkan cangkul tanpa mesin pengaduk semen atau molen.
Padahal molen jelas akan lebih sempurna hasilnya sedangkan manual akan berkurang kualitasnya lantaran faktor tenaga manusia akan semakin menurun sehingga molen sesuai syarat wajib digunakan,” tambahnya
Sementara itu, Penanggung Jawab dari CV Citra mandiri Surya melalui pesan what’sapp tidak merespon konfirmasi media














