Diduga Salah Satu Humas YPP Alkholiqi Beri Pendapat Terkait Pemberitaan OTT Amir

banner 120x600

Mojokerto, cekpos.id – Viralnya pemberitaan dugaan OTT setingan yang menimpa wartawan Amir, mendapatkan bantahan ataupun pendapat dari seseorang yang diduga salah satu Humas YPP Alkholiqi berinisial A, Selasa (31/03/2026) malam.

Dalam Whatsapp grup (Wag) wartawan info media, pria yang diduga Humas YPP Alkholiqi yang juga seorang wartawan tersebut menyampaikan pendapatnya yang mungkin berseberangan dengan pendapat beberapa rekan wartawan yang lain.

Berikut kutipan pendapat pria yang diduga Humas YPP Alkholiqi yang juga seorang wartawan berinisial A :

1. Menurut pencerahan saya, kasus tersebut dugaan praktik tidak etis oknum wartawan di Mojokerto menguat setelah ditemukan bukti percakapan dan dokumen pendukung. Dan pemberitaan diduga tidak melalui verifikasi, mengabaikan hak jawab, serta berorientasi pada viralitas.

2. Selain itu, juga muncul indikasi “pengondisian berita” dan negosiasi penghapusan konten, yang mengarah pada dugaan praktik transaksional. Di sisi lain, proses rehabilitasi yang diberitakan telah didukung dokumen resmi dan dinyatakan sesuai prosedur.

3. Maka dari itu kasus ini menjadi peringatan serius bahwa integritas, independensi, dan etika jurnalistik harus tetap dijaga demi kepercayaan publik, seperti apa yang sudah saya jelaskan dalam berita opini saya sebelum kasus ini mencuat menjadi berita Nasional.

Namun saat disinggung apakah itu pencerahan dari Humas YPP Alkholiqi, tiba – tiba pesan pendapatnya tersebut dihapus dengan diganti mengirimkan stiker yang bertuliskan Aku Wongmu Bos (Saya Orangmu Bos) dan stiker bertuliskan Murid Menghaturkan Hormat.

Seharusnya, pria berinisial A tersebut tidak perlu menghapus pesan pendapatnya. Karena pendapat adalah sebuah pemikiran, gagasan, pandangan, atau perkiraan seseorang mengenai suatu hal, peristiwa, atau isu tertentu.

Jika tiba – tiba dihapus, maka akan menimbulkan berbagai pertanyaan bagi orang yang telah membaca pesan pendapat tersebut dan diduga akan semakin menimbulkan polemik.

Pria berinisial A tersebut menyampaikan pendapatnya terkait sebuah pemberitaan dari media suaranetwork.id yang berjudul “Dugaan OTT Wartawan Mojokerto Menguat, AYS Prayogie: Ini Alarm Keras Dunia Pers”.

“Nggeh sesuai pemberitaan itu pak kaji,” balasnya di grup Whatsapp Wartawan Info Media,” pungkas A.

Maka dalam hal ini publik tentunya bertanya – tanya di kala panti rehab yang pada akhir-akhir ini muncul berbagai gunjingan dari masyarakat utamanya mempertanyakan sistem dan proses penanganan pasien yang terindikasi dan mengalami ketergantungan narkoba, apakah sudah sesuai SOP yang ada, terlebih masalah jumlah nominal uang yang harus dikeluarkan keluarga para pasien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *