SURABAYA, Cekpos.id – Upaya penyelamatan dan pengamanan aset PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendapat dukungan dari sejumlah mitra strategis. Kontribusi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum atas aset perusahaan, khususnya aset yang sebelumnya belum bersertifikat.
Sebagai bentuk apresiasi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Land and Building Assets menggelar KAI Stakeholder Awards 2026 dengan tema “Mengapresiasi Pencapaian, Memacu Kesuksesan”. Penghargaan tersebut diberikan atas dukungan dan kontribusi para pemangku kepentingan dalam pencapaian kinerja perusahaan sepanjang 2025.
Salah satu penerima penghargaan adalah Zerlinda Rizky Amelia, S.H., M.Kn. Ia mendapat apresiasi atas kontribusinya dalam proses penyelesaian dan penyelamatan aset PT KAI yang belum bersertifikat.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengamanan aset perusahaan membutuhkan kerja sama lintas pihak, terutama ketika berhadapan dengan persoalan legalitas dan kepastian hukum.
Zerlinda dinilai telah memberikan kontribusi melalui pendampingan dan penyelesaian persoalan aset yang menjadi bagian dari program pengamanan aset PT KAI. Perannya turut mendukung upaya perusahaan dalam memastikan aset-aset yang belum memiliki sertifikat dapat memperoleh kejelasan serta perlindungan hukum.
Namun demikian, penghargaan tersebut juga membawa pesan penting. Penyelamatan aset tidak boleh berhenti pada penyelesaian administratif semata. Setiap aset yang berhasil diamankan harus memiliki dokumen dan dasar hukum yang jelas sehingga tidak kembali menimbulkan persoalan di kemudian hari.
PT KAI sebagai badan usaha milik negara memiliki kepentingan besar dalam memastikan seluruh aset perusahaan terlindungi, tercatat, dan memiliki kepastian hukum. Langkah tersebut menjadi penting untuk mencegah potensi sengketa maupun penguasaan aset oleh pihak yang tidak memiliki hak.
Melalui KAI Stakeholder Awards 2026, PT KAI memberikan apresiasi terhadap pihak-pihak yang dinilai memiliki kontribusi dalam mendukung target tersebut.
Zerlinda Rizky Amelia menegaskan posisi mitra strategis bukan sekadar sebagai pihak pendukung, melainkan bagian dari ekosistem yang ikut menentukan keberhasilan program perusahaan.
Ke depan, tantangannya bukan hanya mempertahankan capaian yang telah diraih, tetapi memastikan proses pengamanan aset berjalan transparan, tertib administrasi, memiliki kepastian hukum, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sebab, aset perusahaan bukan sekadar angka dalam pembukuan. Di balik setiap aset terdapat kepentingan perusahaan dan negara yang wajib dijaga secara serius.
KAI Stakeholder Awards 2026 akhirnya bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga tentang bagaimana kolaborasi menghasilkan kepastian, perlindungan, dan keberlanjutan pengelolaan aset PT KAI.














