SURABAYA, Cekpos.id – Musik menggema, tawa pecah, dan warga tumpah menyaksikan aksi para peserta. Wonosari Tegal Gang 2, RT 12/RW 06, Surabaya, Sabtu (22/8/2026), berubah menjadi panggung meriah ketika warga menggelar lomba joget dengan balutan busana Nusantara.
Bukan sekadar lomba untuk mencari siapa yang paling piawai berjoget. Kegiatan ini menjadi cara warga merawat kekompakan, menghidupkan suasana kampung, sekaligus memperkenalkan kembali keberagaman budaya Indonesia melalui pakaian tradisional.
Para peserta tampil berani dengan beragam busana khas Nusantara. Diiringi musik yang menggugah semangat, mereka menunjukkan kreativitas dan ekspresi masing-masing. Setiap gerakan langsung disambut sorakan, tepuk tangan, hingga gelak tawa warga yang memenuhi lokasi.
Di balik kemeriahan tersebut, ada pesan yang jauh lebih kuat: perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi kekuatan untuk berkumpul.
Busana Nusantara yang dikenakan para peserta menjadi simbol keberagaman Indonesia. Berbagai corak dan karakter budaya berpadu dalam satu arena, tanpa sekat usia maupun latar belakang.
Dukungan warga membuat kegiatan berlangsung semakin hidup. Koordinasi Dulmuin selaku Ketua RT turut menjadi bagian penting dalam terselenggaranya kegiatan yang mengedepankan kebersamaan tersebut.
Lomba joget itu akhirnya bukan hanya meninggalkan tawa dan hiburan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa semangat persatuan bisa tumbuh dari gang kecil, dari warga biasa, dan dari kegiatan sederhana yang dilakukan bersama.
Wonosari Tegal Gang 2 membuktikan: merawat Indonesia tidak selalu harus dari panggung besar. Dari kampung pun, semangat kebersamaan dan keberagaman bisa terus menyala. 🇮🇩














