Keluarga Besar Bani Syaikhona Kholil Hadiri Pembacaan Rotib dan Maulid Nabi di Martajasah

banner 120x600

BANGKALAN, Cekpos.id — Nuansa religius menyelimuti kompleks Masjid Pesarean Syaikhona Kholil, Kelurahan Martajasah, Kabupaten Bangkalan, Rabu malam, 9 September 2026. Keluarga besar Bani Syaikhona Kholil bersama para muhibbin, santri, dan masyarakat menghadiri majelis pembacaan Rotib Syaikhona Kholil yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

 

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut berlangsung hingga selesai dalam suasana khidmat. Kehadiran dzurriyah atau keturunan Syaikhona Kholil serta para sesepuh keluarga menjadi bagian penting dalam upaya menjaga tradisi keagamaan dan amalan yang selama ini berkembang di lingkungan keluarga besar ulama kharismatik asal Bangkalan tersebut.

 

Sejak awal acara, jamaah memadati kawasan pesarean. Lantunan wirid, dzikir, doa, serta pembacaan Rotib Syaikhona Kholil menggema di tengah suasana malam. Rangkaian tersebut kemudian dilengkapi dengan lantunan shalawat dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

 

Bagi para jamaah, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda keagamaan rutin. Majelis ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus melestarikan tradisi keilmuan dan spiritual yang diwariskan para ulama terdahulu.

 

Kehadiran keluarga besar Bani Syaikhona Kholil juga menjadi simbol pentingnya kesinambungan tradisi tersebut. Di tengah perubahan zaman, warisan keagamaan tidak hanya dipertahankan melalui hubungan kekerabatan, tetapi juga melalui keterlibatan masyarakat, santri, dan para pencinta ulama.

 

Peringatan Maulid Nabi yang dipadukan dengan pembacaan Rotib Syaikhona Kholil menjadi momentum bagi jamaah untuk memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT. Harapannya, Kabupaten Bangkalan senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, persatuan, serta keberkahan bagi seluruh masyarakat.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan khidmat. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan umat Islam, bangsa, dan negara, sekaligus harapan agar tradisi majelis keagamaan dan silaturahmi tersebut dapat terus dijaga serta dilaksanakan secara istiqamah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *