Surabaya, Cekpos.id — Terkait pemberitaan sebelumnya yang diduga Unit Tipidek Satreskrim Polrestabes Surabaya melepas rokok ilegal dengan sejumlah mahar, AKP Toni selaku Kanit Tipidek Satreskrim Polrestabes Surabaya angkat bicara.
Kepada awak media ia menjelaskan bahwa terjadi miskomunikasi. Dimana, tidak pernah ada pengkondisian apapun di Unit yang ia pimpin. Ia menegaskan bahwa anggotanya selalu merah putih dalam melakukan penindakan.
“Kita selalu lakukan kegiatan dengan SOP. Jika kami mengamankan rokok ilegal, pasti kita limpahkan ke bea cukai untuk proses selanjutnya. Kami tidak akan main – main, apalagi rokok ilegal,” terangnya.
Terkait informasi tersebut, AKP Toni membantahnya. Tidak ada Unitnya mengamankan truk yang diduga bermuatan rokok ilegal tersebut.
“Kemarin kami tidak ada kegiatan mengamankan truk bermuatan rokok ilegal. Apalagi, sampai terjadi pengkondisian. Kami juga ingin negara ini mendapatkan pemasukan yang besar. Jadi, kami pastikan informasi tersebut tidak benar,” ungkap Toni.
Melalui klarifikasi ini, AKP Toni berharap dapat meluruskan berita yang sudah berkembang di masyarakat terkait dugaan tersebut.
“Kita pastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan akurat terkait perkara dugaan tersebut. Kami tidak menyalahkan awak media dalam melakukan peliputan. Cuma terjadi miskomunikasi saja,” pungkasnya.














