Upaya Tepis Isu Tahan Ijazah, Kepala MAN 1 Mojokerto Serahkan Seluruh Ijazah Lulusan 2026

banner 120x600

Mojokerto, cekpos.id – Kepala MAN 1 Mojokerto Drs. Bagus Setiaji, M.Pd., didampingi kepala Tata Usaha (TU) Miftakhul Rozikin M.Pd., dan ketua komitenya secara resmi menyerahkan ijazah kepada seluruh lulusan atau alumni tahun 2026 pada hari ini. Penyerahan dokumen kelulusan tersebut dilakukan secara langsung dan menyeluruh, tanpa ada satu pun yang tertahan.

Kegiatan ini dinilai sebagai langkah tegas pihak sekolah untuk menepis berbagai isu yang selama ini beredar di tengah masyarakat, terkait dugaan praktik penahanan ijazah siswa. Dalam kesempatannya, Kepala MAN 1 Mojokerto menegaskan bahwa seluruh ijazah telah diserahkan kepada para siswa maupun wali murid sesuai jadwal yang ditetapkan. Seluruh ijazah alumni tahun 2026 telah diserahkan sepenuhnya tanpa syarat apa pun.

“Hari ini kami buktikan sendiri, tidak ada satu pun ijazah yang kami tahan. Ini sekaligus menjawab kabar yang berkembang selama ini,” ujarnya.

Penyerahan ini disambut baik para orang tua. Mereka berharap pernyataan dan tindakan nyata ini menjadi bukti komitmen sekolah melayani siswa dengan jujur dan sesuai aturan, serta melenyapkan keraguan yang sempat muncul di tengah masyarakat.

Dalam kesempatannya, Drs.Bagus Setiaji m.Pd., menyampaikan pernyataan yang sangat keras: “Saya tegaskan dengan tegas, penahanan ijazah itu termasuk perbuatan yang haram. Tidak boleh dilakukan, dengan alasan apa pun. Kami pastikan, hari ini, seluruh ijazah alumni tahun 2026 sudah diserahkan sepenuhnya. Tidak ada yang ditahan, tidak ada yang dipersyaratkan dengan apapun. Hal ini kami lakukan sekaligus untuk menjawab isu yang berkembang selama ini soal penahanan ijazah yang dikaitkan dengan lembaga kami,” ujar Kepala MAN 1 Mojokerto saat memimpin penyerahan dokumen tersebut.

Dengan terlaksananya penyerahan ijazah ini, diharapkan keraguan dan kabar yang tidak benar yang sempat mengemuka di lingkungan masyarakat dapat segera luntur dan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan ini kembali pulih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *