Bonek Artama Bersholawat di Tambak Madu, Sinergi Tiga Pilar dan Pemuda Pancasila Jaga Ribuan Jemaah

banner 120x600

SURABAYA, Cekpos.id — Suasana penuh khidmat, damai, dan meriah menyelimuti kawasan Jalan Tambak Madu, Surabaya, pada Sabtu malam, 03 Oktober 2026. Ribuan jemaah dari berbagai penjuru tumpah ruah memadati area Jl. Tambak Madu 3 dan Jl. Tambak Madu 2 guna mengikuti gema akbar keagamaan bertajuk “Bonek Artama Bersholawat” dalam rangka Manaqib & Sholawat bersama penceramah kondang Gus M. Nidhom Asrori.

 

Keberhasilan dan kekhusyukan acara spiritual yang dimulai sejak pukul 18.00 WIB hingga selesai ini tidak lepas dari terciptanya sistem pengamanan berlapis yang solid. Pengamanan ini merupakan buah dari kolaborasi apik antara unsur aparatur negara, kepolisian, Koramil, serta ormas kepemudaan setempat.

 

Di barisan garda terdepan pengamanan swakarsa masyarakat, tampak beberapa anggota Pemuda Pancasila (PP) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Simokerto turut ambil bagian. Terjun langsung di bawah komando Ketua PAC Simokerto, Aba Kosim, para anggota ormas tersebut bahu-membahu dengan panitia lokal untuk mengatur, mengamankan kantong parkir, serta memastikan mobilitas jemaah berjalan lancar.

 

Kehadiran anggota jajaran Pemuda Pancasila di lapangan menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dan tanggung jawab moral yang tinggi dalam menjaga ketenteraman lingkungan, khususnya pada event-event keagamaan besar di wilayah Kecamatan Simokerto.

 

Tidak hanya dari unsur organisasi kemasyarakatan, stabilitas keamanan malam itu juga disokong penuh oleh kehadiran aparat penegak hukum dan pemerintah setempat. Acara ini turut dihadiri langsung oleh Kapolsek Simokerto serta Bapak Lurah, yang memantau situasi secara langsung di lokasi acara demi memastikan keamanan warga. Kehadiran mereka berkoordinasi erat dengan jajaran anggota Koramil Simokerto, pengurus Pemuda Pancasila, serta panitia acara.

 

Sinergi lintas sektor yang melibatkan unsur Tiga Pilar dan elemen masyarakat ini memperlihatkan koordinasi yang matang. Kehadiran aparat kepolisian, TNI, dan jajaran kelurahan di tengah-tengah ribuan jemaah memberikan rasa aman ekstra, sehingga potensi kemacetan maupun gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.

 

Terwujudnya kelancaran acara ini turut mendatangkan rasa syukur dari pihak penyelenggara. Muhid selaku perwakilan Panitia “Bonek Artama Bersholawat” menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya yang mendalam atas kerja sama seluruh pihak.

 

“Kami atas nama panitia mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolsek, Bapak Lurah, jajaran Koramil, rekan-rekan Pemuda Pancasila PAC Simokerto di bawah komando Aba Kosim, serta seluruh elemen yang membantu. Alhamdulillah berkat sinergi yang luar biasa ini, acara sholawat dan manaqib malam ini bisa berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif dari awal hingga akhir tanpa ada kendala berarti,” ujar Muhid.

 

Rangkaian acara “Bonek Artama Bersholawat” yang diisi dengan pembacaan manaqib dan lantunan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW ini berlangsung tanpa hambatan berarti. Berkat kerja sama yang terjalin harmonis antara panitia, komunitas Bonek Artama, Pemuda Pancasila PAC Simokerto, serta dukungan penuh dari jajaran Tiga Pilar, seluruh rangkaian acara dapat dinikmati oleh masyarakat secara tertib.

 

Apresiasi luas pun datang dari para jemaah dan warga sekitar. Kolaborasi lintas elemen ini dinilai berhasil merefleksikan nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, serta toleransi yang kuat di Kota Surabaya—menjadikan malam tersebut sebagai momentum ngalap berkah yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *