Dana Haji-Umrah Tak Jelas, Puluhan Korban Travelindo Resmi Mengadu ke Polres Mojokerto Kota

banner 120x600

MOJOKERTO, Cekpos.id — Suasana di halaman Mapolres Kota Mojokerto terlihat padat dan penuh pada hari ini senin (21/9/26) Puluhan anggota pasukan YLBH Garda Sakera hadir secara kompak untuk mendampingi para korban dugaan penipuan biro perjalanan haji dan umrah PT Annisa Ahmada (Travelindo) dalam penyerahan laporan resmi kepada pihak kepolisian.

 

“Kehadiran rombongan ini menunjukkan keseriusan lembaga bantuan hukum dalam memperjuangkan hak-hak warga yang merasa dirugikan,para korban yang didampingi menyampaikan kekhawatiran sekaligus harapan agar perkara ini segera diproses secara hukum yang tegas dan transparan.

 

“Sampai saat ini kami belum mendapatkan kejelasan pasti soal keberangkatan maupun pengembalian dana yang sudah disetorkan,apa yang terjadi di Jombang menjadi pelajaran bagi kami, dan kami tidak ingin hal serupa menimpa warga Mojokerto,” ungkap salah satu korban di hadapan pihak penyidik.

 

Sementara itu Adi Nova selaku ketua umum DPP YLBH Garda Sakera menegaskan bahwa kehadiran puluhan anggotanya bukan untuk menciptakan kegaduhan, melainkan sebagai bentuk dukungan moral dan penegasan bahwa masyarakat mengawasi jalannya perkara ini,tegasnya

 

Di sisi lain Adv Mujiono S.H M.H mengatakan kami mendesak pihak kepolisian untuk menindaklanjuti laporan ini secepatnya,dana yang disetorkan para korban adalah hasil menabung bertahun-tahun untuk menunaikan ibadah. Ini bukan sekadar soal uang, melainkan amanah dan harapan warga,” ujar penasehat hukum YLBH Garda Sakera.

 

Hingga saat ini, jumlah korban yang sudah melapor terus bertambah, dan diperkirakan masih akan bertambah lagi. Pihak kepolisian telah menerima berkas laporan dan menyatakan akan melakukan pemeriksaan serta penelusuran lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran yang dituduhkan kepada PT Annisa Ahmada.

 

Berdasarkan Laporan/Pengaduan nomor LPM/360.SATRESKRIM/IX/2026/SPKT/POLRES MOJOKERTO KOTA/POLDA JAWA TIMUR korban berharap proses hukum berjalan cepat, adil, dan tidak ada pihak yang terlewat dan YLBH Garda Sakera berkomitmen terus mendampingi para korban hingga perkara ini mendapatkan penyelesaian yang jelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *