Mojokerto, cekpos id – Puluhan mahasiswa/mahasiswi yang tergabung dalam PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) pada hari Jum’at (27/2/26) melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolres Mojokerto.
Dalam aksinya tersebut, PMII menuntut Kapolres Mojokerto, AKBP Dr.(C) Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., untuk memerintahkan jajarannya segera menutup galian C yang ada di Kab. Mojokerto.
Disertai gerimis dan lalu lalang kendaraan bermotor yang ada di depan Mapolres Mojokerto para mahasiswa dan mahasiswi nampak semangat yang begitu membara, tak sedikit pun ada keinginan untuk menghentikan orasinya meskipun sebagian besar menjalankan ibadah puasa, juga tak ada sedikit pun nampak keraguan dihadapan puluhan anggota polisi yang mengawasi dan menjaganya.
Menurut salah satu peserta aksi, sebelum melakukan aksi unjuk rasa ini, ada beberapa rekan-rekan yang melakukan pemantaun di beberapa titik lokasi galian C dan hasilnya sungguh sangat memprihatinkan, lereng gunung yang di papras dan digali serta diambil matrial baik batu dan pasirnya.
Alasan terkuat PMII kali ini, galian C yang ada di Kab. Mojokerto dinilai berpotensi merusak lingkungan dan keasrian alam bernuasa pegunungan. Apalagi jika aktivitas galian C tidak di imbangi dengan reklamasi yang baik maka jangan heran jika ada longsor dan banjir bandang kedepannya.
Pada saat orasi, PMII sempat melakukan aksi blokir jalan tepat di depan gerbang Mapolres Mojokerto sehingga sempat terjadi kemacetan arus lalu lintas. Namun dengan kesigapan para personil yang ada, ketegangan antara mahasiswa dengan beberapa anggota polisi bisa terkendali dengan baik dan diarahkan sedikit masuk ke gerbang pos penjagaan.
Sementara itu, dihadapan mahasiswa dan mahasiswi yang melakukan aksi tersebut Kapolres berjanji secepatnya akan menindak lanjuti tuntutan dari PMII tersebut. Dalam penyampainnya, Kapolres mengakui belum paham betul suasana yang ada di wilayah hukumnya.
“Mengingat saya menjabat sebagai kapolres Mojokerto belum begitu lama. Tapi saya berjanji akan melakukan penindakan,” terangnya.














