Motor Raib Dalam Hitungan Menit, Curanmor Siang Bolong Teror Warga Kamal Bangkalan

banner 120x600

Bangkalan, Cekpos.id — Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali menampar rasa aman warga. Senin (20/4/2026) pagi, sekitar pukul 09.25 WIB, satu unit Honda BeAT hitam digasak pelaku tepat di depan Toko Bu Pujo, Jalan Jambu Raya No.10, Perumahan Kamal, Desa Banyu Ajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.

 

Peristiwa yang terjadi di siang hari itu terekam jelas kamera CCTV. Rekaman memperlihatkan dua pelaku bergerak cepat dan terorganisir. Dalam waktu sangat singkat, keduanya berhasil menjebol pengamanan motor yang terparkir, lalu melarikan diri tanpa hambatan berarti.

 

Aksi ini mengindikasikan pelaku bukan pemain baru melainkan bagian dari jaringan curanmor yang sudah terbiasa beroperasi.

 

Lebih mengkhawatirkan, lokasi kejadian berada di kawasan pemukiman padat dan tepat di depan toko yang sedang beraktivitas. Namun, kondisi tersebut tak menyurutkan keberanian pelaku. Mereka tetap beraksi seolah tanpa rasa takut, memperlihatkan lemahnya efek gentar terhadap penegakan hukum di lapangan.

 

“Ini sangat meresahkan. Siang hari saja bisa hilang secepat itu, apalagi kalau malam. Kami butuh patroli yang nyata, bukan sekadar imbauan,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya

 

Kasus ini menambah panjang daftar curanmor di wilayah Bangkalan yang kian marak dalam beberapa waktu terakhir. Pola yang sama—aksi cepat, berani, dan terekam CCTV—terus berulang, namun belum menunjukkan penurunan signifikan.

 

Pihak Polsek Kamal disebut telah mengantongi rekaman CCTV dan tengah mengumpulkan keterangan saksi. Penyelidikan diklaim terus berjalan. Namun, publik menunggu lebih dari sekadar proses—yakni hasil konkret berupa penangkapan pelaku dan pembongkaran jaringan di baliknya.

 

Di tengah situasi ini, imbauan kewaspadaan kembali digaungkan: penggunaan kunci ganda, parkir di lokasi aman, serta pelaporan cepat jika menemukan aktivitas mencurigakan. Meski demikian, masyarakat menilai langkah preventif semata tidak cukup jika tidak diiringi peningkatan patroli dan penindakan tegas.

 

Curanmor di Bangkalan bukan lagi sekadar kriminalitas biasa ini sudah menjadi alarm keras atas keamanan lingkungan. Warga menuntut respons cepat, terukur, dan nyata dari aparat, sebelum rasa aman benar-benar hilang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *