Modus Baru Begal di Surabaya, Ngaku Cari Pelaku Tawuran lalu Rampas Motor Korban

banner 120x600

Surabaya, Cekpos.id – Warga Surabaya diminta meningkatkan kewaspadaan. Aksi begal dengan modus mengaku sedang mencari pelaku tawuran kembali memakan korban. Modus ini dinilai berbahaya karena memanfaatkan situasi keamanan untuk mengelabui masyarakat.

 

Dua pelaku, MR (34) warga Jalan Dupak Masigit dan MJ (30) warga Jalan Rembang, Bubutan, telah ditangkap jajaran Polrestabes Surabaya. Sementara itu, polisi masih memburu anggota komplotan lain yang diduga ikut terlibat dalam aksi perampasan tersebut.

 

Peristiwa bermula saat korban FS bersama rekannya melintas menuju Lapangan Putro Agung, Jalan Rangkah, Tambaksari. Di tengah perjalanan, mereka dihadang empat pria tak dikenal yang mengaku sedang memburu pelaku tawuran di kawasan Kenjeran. Tanpa dasar yang jelas, korban dipaksa turun dari sepeda motornya.

 

Menurut Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi, korban kemudian dipaksa ikut berboncengan dengan salah satu pelaku dan dibawa berkeliling hingga ke kawasan Jalan Ambengan. Di lokasi itu, korban mengalami kekerasan dan dipaksa menyerahkan telepon genggam, STNK, serta kunci sepeda motor.

 

Ancaman para pelaku semakin brutal saat berada di Jalan Kusuma Bangsa. Ketika korban menolak turun dari motor, salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam. Korban yang ketakutan sempat dipukul di bagian kepala sebelum akhirnya para pelaku kabur membawa sepeda motor, handphone, dan kunci kendaraan milik korban.

 

Kasus ini menjadi peringatan bahwa pelaku kejahatan kini semakin berani menggunakan modus yang menyerupai tindakan aparat atau warga yang sedang melakukan pengejaran. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya kepada orang yang menghentikan perjalanan tanpa identitas resmi maupun kewenangan yang jelas.

 

Polrestabes Surabaya memastikan penyelidikan masih terus dikembangkan untuk menangkap pelaku lain yang terlibat. Penuntasan kasus ini menjadi penting agar komplotan serupa tidak kembali memangsa korban dengan modus yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *