Pasuruan, Cekpos.id – Kamis (25/6/2026), para santri Pondok Pesantren Sidogiri kembali menunaikan ibadah puasa sunah sebagai bentuk ikhtiar meneladani ajaran Rasulullah ﷺ. Praktik ibadah ini dijalankan dengan penuh keikhlasan, mengharap ridha Allah ﷻ, serta menjadi sarana memperkuat ketakwaan dan keistikamahan dalam beramal.
Puasa sunah yang dilakukan para santri bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata dari komitmen spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah Sang Pencipta. Dengan menahan diri dari hawa nafsu, para santri berusaha menumbuhkan kesabaran, keikhlasan, dan semangat berbagi, sebagaimana teladan yang diwariskan Rasulullah ﷺ.
Tradisi ini juga menjadi bagian dari pembinaan karakter di lingkungan pesantren, di mana setiap amal ibadah diarahkan untuk memperkokoh fondasi keimanan sekaligus membentuk pribadi yang istiqamah. Para santri meyakini bahwa puasa sunah adalah jalan untuk meraih keberkahan hidup, memperdalam rasa syukur, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara sesama.
Salah satu wali santri menyampaikan harapan agar ikhtiar ini menjadi inspirasi bagi umat Islam secara luas, bahwa ibadah sunah memiliki nilai luhur dalam membangun ketakwaan dan keistikamahan.
“Semoga Allah ﷻ menerima setiap amal ibadah dan melimpahkan keberkahan kepada kita semua. Amin,” demikian doa yang dipanjatkan bersama oleh para santri dan pengasuh pesantren.














