Mojokerto, cekpos.id – Manfaatkan liburan nataru, ratusan pengendara kendaraan atau wisatawan dari berbagai daerah, menuju tempat wisata dan kuliner yang ada di wilayah trawas kab.mojokerto jawa timur.
Padatnya arus kendaraan diakibatkan menumpuknya kendaraan baik roda 2 maupun roda empat sehingga menimbulkan kemacetan yang luar biasa,nampak petugas gabungan dari satlantas polres kab.mojokerto,dishub dan satpol pp harus kerja keras dalam mengurai kemacetan yang ada.
Dalam pantauan dan pengamatan awak media cekpos pada tanggal 1 januari 2026 kemacetan terjadi dikarenakan banyak pengendara yang dengan tiba-tiba menepi dari jalan untuk sekedar foto dan adanya beberapa kendaraan yang parkir di bahu jalan untuk menikmati kuliner atau kopi yang tersedia di sepanjang jalan arus tempat wisata yang ada di trawas.
Titik puncak kemacetan terjadi di pos pantau yang ada di pertigaan trawas dimana titik tersebut bertemunya kendaraan dari tiga jalur yakni jalur dari mojosari menuju trawas,pacet menuju trawas dan sebaliknya dari trawas menuju mojosari dan pacet.
Menurut keterangan bripka ridho selaku petugas satlantas polres kab.mojokerto,kepadatan dan kemacetan terjadi mulai pukul 10.00wib hingga sekarang pukul 15.30wib terlihat kendaraan masih padat merayap,dan meskipun kondisi gerimis petugas tetap menjalankan tugas agar laju kendaraan yang lewat bisa terkendali dengan baik,terangnya.
Suhariyanto warga prambon sidoarjo yang berhasil diwawancarai oleh awak media cekpos menuturkan bahwa kedatangannya menuju tempat wisata di trawas adalah memanfaatkan liburan terakhir nataru,selain menikmati indahnya alam dengan udara alami juga pingin menikmati lezatnya durian yang ada di trawas Mojokerto,tapi ini tadi dari bawah wes macet mas,terangnya.
Berbeda dengan keterangan yang diberikan oleh Drs.dede ginting tak lain warga dari bekasi jawa Barat yang saat ini ada pekerjaan di wilayah Mojokerto menuturkan bahwa selama dia di jawa barat telah menyaksikan kemacetan yang luar biasa di puncak bogor,tapi hari ini ketika dia mengetahui kemacetan yang ada di trawas dan pacet kok lebih parah di sini ya,ungkapnya.
sugeng salah satu pedagang durian musiman yang menyediakan durian diatas bak pik’upnya,monggo mas duriannya manis dan legit sambil tersenyum menawarkan dagangannya kepada pengendara yang terjebak macet.
Maka sebagai masyarakat berharap kedepannya akan ada solusi terbaik untuk mengatasi tradisi kemacetan selama bertahun tahun khususnya di area menuju wisata trawas dan pacet,memang dari segi jalan sudah lebar dan enak namun anehnya kok masih terjadi kemacetan,semoga dinas pariwisata dan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten segera bisa mencari solusi yang terbaik sehingga akan menciptakan keamanan dan kenyamanan saat berwisata ke trawas dan pacet Mojokerto.














