Kyai Asep Dukung Pemindahan Ibukota Kab. Mojokerto

banner 120x600

Mojokerto, cekpos.id – Hadir sebagai ketua GMB (Gerakan Mojokerto Bersatu) Herianto berkomitmen mendukung proses pemindahan Ibukota Kab. Mojokerto / Kantor Bupati Mojokerto yang kini lagi di godok di DPRD Kab. Mojokerto.

Dalam penyampainnya, Herianto di gedung aula serba guna yang berada di kawasan pondok pesantren Ammatul Ummah, Ketua GMB menyatakan siap mendukung dan mengawal hingga proses pemindahan Ibukota Kab. Mojokerto / Kantor Bupati Mojokerto bisa terwujud dengan baik.

Seperti diketahui bersama GMB adalah gabungan beberapa unsur organisasi dan elemen masyarakat diantaranya dari ormas, LSM, Tokoh Adat, PPAD dan beberapa media.

Adapun rencana besar yang kini diimpikan pemerintah Kabupaten Mojokerto itu, saat ini belum sepenuhnya bisa berjalan mulus seperti apa yang diharapkan. Semua itu diduga belum adanya hasil rapat paripurna DPRD Kab. Mojokerto yang mengesahkan dan menyetujui agenda besar tersebut.

Bahkan desas- desus pemindahan Kantor Bupati Mojokerto atau yang lebih di kenal pendopo Kabupaten Mojokerto dari sebelumnya di wilayah kota ke wilayah Mojosari, kini mulai memanas di kalangan politik.

Dari 9 fraksi yang ada di DPRD Kab. Mojokerto tersiar kabar ada 2 fraksi yang belum sepenuhnya menyatakan setuju adanya pemindahan Kantor Bupati yakni dari fraksi PKB dan PKS.

Terlebih, saat ini yang menjabat sebagai ketua DPRD Kab. Mojokerto dari fraksi PKB yakni Hj. Ayni Zuroh, S.E., M.M., tentunya pengaruh dan keputusannya masih berpengaruh terhadap hasil sidang rapat paripurna.

Sementara itu, dalam sambutannya Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. (Kyai Asep) mengatakan bahwa suasana yang ada di DPRD saat ini hanya hambatan atau kerikil kecil yang menghalangi suatu perjalanan.

“Bukan menolak, namun diarahkan untuk melengkapi semua persyaratan yang ada biar kedepannya tidak ada polemik yang berkaitan dengan pemindahan ibukota Kab. Mojokerto,”terangnya.

Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. (Kyai Asep) adalah pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang berlokasi di Pacet, Mojokerto dan Surabaya yang tak lain ayah dari . H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum (Gus Barra) yang saat ini menjabat sebagai Bupati Kab. Mojokerto.

Kyai Asep bukanlah pejabat nasional atau pejabat negara. Namun, meskipun bukan sebagai pejabat negara, Kyai Asep mempunyai pengaruh besar di kalangan para elit negara.

Itu semua dibuktikan dengan adanya kunjungan beberapa pejabat tinggi negara termasuk Presiden dan Wakilnya serta juga para menterinya.

“Mari berdoa bersama agar proses pemindahan Ibukota Kab. Mojokerto / Kantor Bupati Mojokerto bisa segera terealisasi dengan baik sesuai dengan harapan kita bersama,” tutup Kyai Asep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *