Jurnalis, Ormas, dan LSM Bersatu Galang Donasi untuk Amir di Tengah Kasus Hukum yang Menuai Sorotan

banner 120x600

Mojokerto,cekpos id-Tergerak rasa kepedulian yang mendalam,beberapa jurnalis,ormas dan LSM, jum’at 20/3/26 galang donasi untuk keluarga Amir salah satu rekan media yang kini menghadapi proses hukum dengan tuduhan lakukan pemerasan terhadap oknum pengacara berinisial (WS) beberapa hari yang lalu.

 

Wujud rasa kepedulian yang dilaksanakan kelompok yang mengatasnamakan peduli wartawan amir,selain mengumpulkan sejumlah uang donasi juga membahas langkah selanjutnya dalam bentuk pengawalan jalannya proses hukum yang kini di tangani oleh Satreskrim Polres kab.mojokerto.

Selain dari Mojokerto rasa peduli juga mengalir dari berbagai daerah diantaranya dari surabaya,Sidoarjo,gresik,madura dan lainnya,itu semua dikarenakan masalah yang dialami Amir menurut beberapa awak media yang menyampaikan pandangannya ada beberapa hal janggal,suasana kejanggalan juga diperkuat oleh andik ruseno yang sejauh ini disebut-sebut ada kaitannya dengan amir.

 

Menurut keterangan andik ruseno yang tak lain berasal dari suatu LSM ternama mengatakan bahwa sebelum adanya pertemuan antara WS dan amir tersebut,WS sempat menghubungi saya untuk mengajak pertemuan membahas topik pemberitaan yang telah diunggah oleh amir itu,namun saya tidak berjanji bisa hadir karena disaat bersamaan ada kepentingan lain,ujarnya.

 

Dan setelah itu setelah acara saya selesai sekitar pukul 20.30wib saya menghubungi amir namun hanphpne amir sudah tidak aktif dan selanjutnya tau-tau ada informasi dari beberapa media yang memberitakan bahwa ada operasi tangkap tangan(ott)yang dilakukan oleh resmob kab.mojokerto kepada amir atas dasar laporan dari masyarakat yang selanjutnya diketahui yakni WS.

 

Maka dari itu dengan kejadian yang ada andik ruseno merasa heran dengan semua ini,yang mengajak ketemuan itu WS namun dalam pelaporannya dia merasa diperas oleh amir.

 

Untuk itu demi tegaknya keadilan dan rasa kepedulian antar lembaga maka bersama-sama kita tunjukan kekompakan bahwa lembaga kita tidak bisa di perlakuan semena-mena oleh oknum para penguasa,oknum mafia yang seenaknya bisa mengendalikan tatanan dan peraturan yang menyimpang dari Undang-Undang yang berlaku di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *