Surabaya, Cekpos.id — Insiden kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Rusunawa Sumbo, Kecamatan Simokerto, Surabaya, pada Rabu sore (25/02). Sebanyak tujuh unit hunian di lantai 3 Blok H empat unit hunian hangus dilalap si jago merah. Diduga kuat, api dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik dari salah satu kamar warga.
Peristiwa bermula sekitar pukul 16:30 WIB. Menurut keterangan saksi mata, asap tebal mulai terlihat menyelimuti koridor lantai 3 sebelum api dengan cepat membesar dan merambat ke unit-unit di sekitarnya.
Dalam situasi genting tersebut, seorang warga dengan sigap berusaha menyelamatkan keadaan. Ia nekat menarik jalur listrik utama setelah menduga sumber api berasal dari instalasi listrik.
Melihat situasi semakin memburuk, warga segera menghubungi layanan darurat 112. Tidak berselang lama, sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas berjibaku memadamkan api yang melahap sejumlah unit di lantai tiga. Setelah proses pemadaman intensif, titik api akhirnya berhasil dikendalikan dan dilanjutkan dengan proses pembasahan untuk mencegah api kembali menyala.
Namun, akibat kepulan asap tebal dan kondisi yang menegangkan, warga tersebut sempat semaput (pingsan) dan langsung mendapat pertolongan dari warga lainnya.
Melihat kobaran api yang terus membesar, puluhan warga berdatangan membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Merespons laporan warga, tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya serta BPBD langsung dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung dramatis mengingat lokasi kejadian berada di lantai atas bangunan rusun.
Kapolsek Simokerto beserta jajaran kepolisian turut mengamankan lokasi untuk memperlancar jalur evakuasi. Petugas bergerak cepat mensterilkan area dan memastikan penghuni di Blok H segera keluar dari bangunan guna mencegah adanya korban jiwa serta meminimalisir risiko api merambat ke blok hunian lainnya.
”Prioritas utama kami adalah evakuasi warga dan melokalisir api agar tidak menjalar ke blok sebelah. Berkat koordinasi cepat antar instansi, api berhasil dikendalikan sebelum menyebar lebih luas,” ujar petugas di lapangan.
Sejumlah unsur terkait turut hadir dan melakukan pengamanan serta penanganan di lokasi kejadian, antara lain Kepala DPKP beserta jajaran, BPBD Kota Surabaya dan Tagana, Satgas DPRKPP, Satpol PP Posko Utara, Satgas PLN, Danramil dan Babinsa Simokerto, Polsek Simokerto, Camat Simokerto, Lurah Simolawang, Kasi Trantib dan Satpol PP Kecamatan Simokerto, Satpol PP dan staf Kelurahan Simolawang, Ketua RW 5 beserta pengurus RW dan RT, PKK, KSH Simolawang, serta Karang Taruna Simolawang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Seluruh penghuni tujuh unit rumah yang terdampak dilaporkan selamat, meskipun harta benda dan perabotan di dalam rumah tidak sempat diselamatkan dan habis terbakar.
Saat ini, area lantai 3 Blok H Rusunawa Sumbo telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).
Petugas mengimbau warga rusun untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di dalam hunian guna mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang.














