Mojokerto, cekpos.id – Santer dengan adanya pemberitaan beberapa hari yang lalu terkait dugaan Humas CV. Kemuning Yona Pratama yang mengaku memberikan atensi rutin kepada oknum Polda Jatim hingga inspetorat, akhirnya pihak direktur CV. Kemuning Yoga Pratama berikan klarifikasi kepada awak media cekpos.
Di hadapan awak media cekpos pada tanggal 24 Desember 2025, Dhani selaku direktur CV. Kemuning Yona Pratama mengatakan bahwa F bukanlah humas dari perusahaannya, melainkan hanya seorang sopir.
Alasan F mengaku sebagai humas tak lain biar dipandang dan nampak sedikit intelektual dihadapan awak media, namun yang lebih mengagetkan dan amat disayangkan, F bercerita bahwa dirinya dua bulan yang lalu telah memberikan sejumlah uang kepada oknum Polda Jatim.
“Saya tegaskan bahwa semuanya itu tidak benar, untuk urusan ke instansi maupun kedinasan, saya sebagai direktur tidak pernah mengutus siapapun,” kata Dhani.
Untuk itu sekali lagi kami pertegas bahwa F adalah sopir bukan humas dan pengakuan terkait pemberian uang kepada oknum Polda Jawa Timur itu bohong. Maka dalam waktu dekat, saya mewakili CV. Kemuning Yona Pratama yang ada dikantor pusat akan melayangkan dan menyampaikan permohonan maaf kepada Kapolda Jawa Timur terkait pengakuan dari F tersebut. Dan F untuk saat ini, sementara diistirahatkan dulu guna intropeksi atas ulahnya,” lanjut Dhani.
Dengan kejadian ini, Dhani kedepannya akan lebih selektif lagi saat merekrut karyawan yang dipekerjakan, mengingat pekerjaan proyek yang selama ini ia jalankan sudah berjalan sesuai yang diharapkan, namun baru kali ini ia merasa kecewa dengan orang yang dianggapnya seperti saudaranya sendiri.














