Diduga Cuci Tangan, PT. Indo World Hentikan Sementara Kerjasama Dengan LM

Polemik Dugaan Kupas Kelapa Menggunakan Bahan Kimia

banner 120x600

Mojokerto, cekpos.id – Diduga lepas tanggung jawab dan tidak mau ambil resiko adanya konflik antara warga dengan pengusaha kupas kelapa berinisial LM yang kini diketahui masuk ke ranah hukum, PT Indo World selaku penerima bahan baku kelapa dari LM memutuskan untuk mengakhiri kerja samanya untuk sementara waktu.

Konflik yang terjadi saat ini dipicu adanya pengaduan dan keluh kesah yang dialami oleh Jarwo selaku pemilik usaha kolam pancing dan warkop yang merasa dirugikan oleh LM yang tak lain adalah saudaranya sendiri yang lokasinya berdampingan.

Adapun keluh kesah yang dirasakan Jarwo yakni beberapa waktu yang lalu seluruh ikan yang ada di kolam pancingnya mati Setelah ditelusuri dan dibantu warga sekitar, kematian ikannya tersebut diduga akibat luberan air yang berasal dari gudang pengupas kelapa milik LM yang ada di Dsn. Bangkal, Desa Candiharjo, Kab. Mojokerto.

Pada saat awak media cekpos mendatangi lokasi bersama kepala dusun Bangkal beberapa waktu yang lalu, memang masih nampak ada sebuah luberan air yang keruh dan berbau di sebuah kubangan yang letaknya mempet tembok warung kopi milik Jarwo bahkan ditemukan juga ada resapan air yang masuk kedalam warung kopi milik jarwo tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dilokasi tersebut, tim awak media berupaya mengkonfirmasi pemilik gudang pengupas kelapa. Namun sayang, ketika mendatangi gudang, dalam kondisi tidak ada aktivitas apapun.

Di sela -sela kerumunan warga yang ada, awak media mendapatkan informasi dari seseorang berinisial DS bahwa hasil kupas kelapa milik LM itu disetorkan ke pabrik yang memproduksi santan dan susu yang berbahan dasar kelapa yaitu PT. Indo World pabrik yang berdiri di kawasan NIP Ngoro Kab. Mojokerto.

Setelah mendapatkan informasi penerima hasil kupas kelapa milik LM yang diduga pencucianya menggunakan bahan kimia berbahaya tersebut, pada hari Selasa (24/2/26) tim awak media cekpos bergegas menuju PT. Indo World untuk mengkonfirmasi informasi yang ada, melalui staf HRD nya meminta waktu 1 hingga 2 hari untuk mengecek apakah selama ini LM menyuplai bahan baku ke perusahaannya.

Sesuai apa yang disampaikan perwakilan PT. Indo World beberapa hari yang lalu, pada hari Jum’at (27/2/26) awak media cekpos kembali mendatangi PT. Indo World guna konfirmasi hak jawab yang telah dijanjikan.

Di temui di pos security, awak media mendapatkan jawaban dari perwakilan pegawai yang bertanggung jawab menerima bahan baku sebelum di produksi.

Menurut keterangan salah satu perwakilan perusahaan bahwa PT. Indo World selama ini memang menerima suplai bahan baku dari LM.

“Namun, semenjak ada polemik antara LM dan warga sekitar gudangnya, kami memutuskan tidak menerima bahan baku dari LM hingga permasalahan ijin dan konflik dengan warga Dusun Bangkal terselesaikan,” terangnya.

Dengan adanya steatment yang disampaikan perwakilan PT. Indo World tersebut, masyarakat menilai bahwa PT. Info World terkesan cuci tangan dengan kejadian yang dialami LM.

Apalagi, santer isu yang beredar bahwa produk yang dihasilkan LM diduga terkontaminasi zat kimia dan kini kejadian tersebut sudah masuk ke ranah hukum di Mapolres Mojokerto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *