Diberitakan Tidak Respon Saat Dikonfirmasi Media, Kanit Unit 2 Angkat Bicara, Begini Penjelasannya

banner 120x600

Surabaya – Terkait pemberitaan kepala unit 2 (Kanit) Satreskoba Polrestabes Surabaya bungkam saat di kofirmasi media, Iptu Eko (Kanit Unit 2) angkat bicara. Berawal dari 8 pemuda yang melakukan tawuran di Simo Gunung Barat, Sukomanunggal, Surabaya di amankan oleh tim jogoboyo, dan 5 pemuda di nyatakan positiv narkoba saat dilakukan tes urine.

Dari 5 pemuda tersebut berinisial, MV, MD, S, TR, FH dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya, Mereka berlima di rehabilitasi atas rekomendasi Badan narkotika Kota Surabaya (BNNK)

Dari ke 5 pemuda itu, Ada 2 pemuda yang di rawat jalan karena di bawah umur, “Dan BNNK hasil rekomnya rawat jalan munggo di Cek ke BNNK.” Kata Iptu Eko, Kanit 2 Satreskoba Polrestabes Surabaya

“Mereka kami Assment di BNNK dan Rekomnya sudah jelas.” Tambahnya

Ditempat terpisah, Heru Prasetyo, Kepala BNNK iya membenarkan, Atas permohonan atau permintaan dari Atasan Penyidik pada Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, ke-5 (Lima) orang yang namanya anda sebut atau sampaikan tadi telah dan atau pernah kami lakukan asesmen terpadu.

Untuk yang ke 2 pemuda di rawat jalan, “Saya perlu sampaikan bahwa hasil dari pelaksanaan asesmen terpadu adalah Rekomendasi yang mana jika dari kaidah Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya sama dengan Saran.” Ujar Heru saat dihubungi media cekpos.id, Sabtu (30/09) malam

Masih kata Heru, Terkait dari 5 pemuda kenapa bisa beda rehabilitasinya, “Karena setiap penyalahguna atau Korban Penyalahgunaan narkotika memiliki hasil asesmen yang berbeda atau tidak selalu sama berdasarkan penilaian Tim Medis dan Tim Hukum.” Pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *