Cegah Penipuan Dan Pinjol Ilegal, Karunia Multifinance Bekali Masyarakat Pemahaman Industri Keuangan

Raden Hadi Sukardiwan: Literasi Keuangan

banner 120x600

Surabaya, Cekpos. Id– Program literasi keuangan yang digagas PT Karunia Multifinance terus digencarkan di berbagai daerah di Indonesia, seperti Bandung, Yogyakarta, hingga Semarang. Kegiatan ini menyasar beragam lapisan masyarakat, mulai dari pelajar SMA, mahasiswa, kelompok ibu rumah tangga, perempuan, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 29 Januari 2026.

 

Direktur Utama Karunia Multifinance, Raden Hadi Sukardiwan, mengatakan bahwa program tersebut bertujuan untuk mendorong pemerataan inklusi keuangan di tengah masyarakat. Menurutnya, pemahaman keuangan yang merata menjadi kunci agar masyarakat mampu mengelola keuangan dengan baik sekaligus terhindar dari berbagai risiko di sektor keuangan.

 

“Kami ingin pemerataan inklusi keuangan benar-benar dirasakan oleh semua kalangan. Itu tujuan utama kami,” ujar Raden Hadi.

Ia menjelaskan, kegiatan literasi keuangan ini juga merupakan bagian dari kewajiban perusahaan yang diamanatkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), selain program internal CISA yang berasal dari pusat. Sejak awal, kegiatan ini dirancang sebagai sarana berbagi pengetahuan kepada masyarakat.

 

“Kami tegaskan bahwa kegiatan ini tidak memiliki niat untuk menjual produk atau jasa apa pun. Ini murni sharing pengetahuan, dan seluruh biaya kegiatan ditanggung sepenuhnya oleh kami sehingga peserta tidak dipungut biaya sama sekali,” tegasnya.

Pemilihan Universitas Dinamika (Undika) Surabaya sebagai lokasi kegiatan, lanjut Raden Hadi, bukan tanpa alasan. Sekitar lima hingga enam tahun lalu, Karunia Multifinance pernah menggelar program serupa di kampus tersebut. Kegiatan kali ini merupakan yang kedua dan diharapkan dapat terus berkelanjutan.

 

“Kami menerapkan pola bergilir. Setiap lokasi biasanya akan kami datangi kembali dalam rentang waktu sekitar lima tahun agar literasi keuangan ini terus berjalan dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” jelasnya.

 

Dalam setiap kegiatan, materi yang disampaikan difokuskan pada pemahaman industri keuangan, baik perbankan maupun non-bank, termasuk fintech dan perusahaan multifinance. Materi tersebut disesuaikan dengan bidang usaha Karunia Multifinance yang bergerak di sektor jasa keuangan.

 

Raden Hadi menilai, tingkat literasi masyarakat terhadap industri keuangan saat ini masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari masih banyaknya masyarakat yang belum memahami hal-hal mendasar, seperti kepemilikan buku tabungan, perbedaan debit dan kredit, hingga cara membaca saldo rekening.

 

“Kondisi ini sangat rawan dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Banyak kasus penipuan, termasuk pinjaman online ilegal, terjadi karena masyarakat belum memahami industri keuangan dengan baik,” ungkapnya.

 

Melalui program literasi keuangan ini, Karunia Multifinance berharap masyarakat memiliki pemahaman yang lebih komprehensif dan detail mengenai pengelolaan keuangan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan semakin cerdas, kritis, dan terlindungi dalam mengambil keputusan keuangan di masa depan.

 

“Kami tidak ingin masyarakat dirugikan hanya karena ketidaktahuan. Harapannya, ke depan masyarakat semakin paham dan mampu melindungi dirinya sendiri dalam urusan keuangan,” pungkas Raden Hadi.

 

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi finansial (financial technology/fintech) serta meningkatnya aktivitas transaksi digital di kalangan generasi muda, pemahaman literasi keuangan menjadi kebutuhan yang semakin mendesak.

 

Menjawab tantangan tersebut, Universitas Dinamika (Undika) Surabaya menggelar Seminar Literasi Keuangan bagi mahasiswa yang berlangsung di Arena Prestasi Lantai 9 Gedung Universitas Dinamika, Selasa (27/1), pukul 09.00–12.00 WIB.

 

Kegiatan ini menghadirkan dua praktisi dari industri keuangan dan bisnis yang membagikan wawasan strategis seputar literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi finansial di era digital.

 

Materi pertama disampaikan oleh Duddy Perkasa, Credit Review & Support PT Karunia Multifinance, dengan topik “Mengakselerasi Pemerataan Literasi Keuangan secara Masif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *