Bus Eka Cepat Terlihat Gagah, Namun Membuat Penumpang Kecewa

Interior Bus Eka Cepat Berisik

banner 120x600

Surabaya, cekpos.id – Di tengah persaingan bisnis transportasi darat yang semakin ketat, dengan berbagai cara para pengusaha otobus mencari cara agar perusahaannya tetap eksis dan bisa tetap bersaing dengan para pengusaha otobus lainnya.

Salah satu cara yang kebanyakan dipakai perusahaan otobus yakni mendatangkan sasis baru dan selanjutnya ditumpangi body bus dengan produk karoseri terbaik sehingga terbentuklah bus dengan wajah baru yang nampak lebih gagah, indah dan yang pasti membuat para penikmat angkutan umum bisa mendapatkan dan merasakan kenyamanan yang diharapkan.

Dari apa yang diharapkan penumpang untuk sekiranya bisa merasakan kenyamanan saat naik bus tersebut, tak seperti yang apa yang dirasakan oleh SR warga Surabaya yang pada tanggal 4 Januari 2026 bersama sang istri dan dua anaknya yang masih balita hendak menuju Jogjakarta.

Sekitar pukul 13.40 wib, SR dan keluarganya menaiki bus yang sedang parkir di Terminal Purabaya (Bungurasih) Surabaya yakni bus yang bertuliskan bus EKA cepat jurusan Surabaya, Solo, Jogja dengan nopol S 7859 US yang nampak terlihat body bus yang gagah dan nampak begitu mewah.

Tidak berselang lama, buspun secara perlahan berjalan meninggalkan terminal bungurasih menuju Jogjakarta.

Pada saat awal perjalanan, bus masih terasa normal. Namun, ketika baru masuk tol panjang, keanehan mulai terasa yakni body bus terasa bergetar dan suara plafon interiorpun mengeluarkan suara.

“Suara interior yang keras, gemlodak, membuat anak kami tidak bisa tidur dan beristirahat dengan nyaman,” terangnya.

Hal yang sama pun dirasakan tim awak media cekpos yang pada saat bersamaan dengan SR, naik bus yang sama yakni bus EKA cepat dengan membayar Rp. 150.000 dari terminal Bungurasih menuju terminal Tirtonadi solo.

Haarapannya, dengan naik bus patas yang bagus, ia bisa tidur dengan nikmat dan nyaman saat dalam perjalanan. Namun, yang terjadi lain. Dari naik, sampai tiba di Solo, ia tidak bisa tidur karena suara plafon interior bus getarannya luar biasa.

Dengan pembayaran sebesar Rp. 150.000 tersebut, penumpang mendapatkan sebotol air mineral dan kupon makan di rumah makan Duta yang ada di wilayah ngawi.

Pada saat para penumpang makan, sopir sudah persiapan naik bangku kemudi untuk melanjutkan perjalanan menuju Jogjakarta. Sebelum melanjutkan perjalanan, awak media berhasil mengkonfirmasi sang sopir.

Menurut keterangan sopir yang berinisial M, bahwa suara berisik itu sudah lama dirasakan. Sopir bus Eka tersebut juga mengatakan bahwa memang body bus itu baru, tapi mesin dan sasisnya tahun 2015.

Selain itu juga, body bus itu buatan karoseri yang belum begitu dikenal seperti LAKSANA, ADI PUTRO maupun TENTREM yang sejauh ini sudah teruji.

Masyarakat berharap kepada semua pihak pengusaha otobus, dengan nominal pembayaran yang berbeda dengan kelas ekonomi, harusnya tingkat kenyamanan bisa diutamakan. Semoga dengan adanya keluh kesah dari masyarakat ini, selanjutnya bisa diperhatikan oleh pengusaha otobus utamanya bus EKA cepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *