Blokir WA Wartawan, Ketua FRIC DPW Jatim Menilai AKBP Wahyu Hidayat Belum Siap Jadi Kapolres

banner 120x600

Surabaya, cekpos.id – Aneh tapi nyata, seorang Perwira Menengah (Pamen) Polri yang menjabat sebagai Kapolres, alergi terhadap awak media. Bukan hanya sekali, dikalangan wartawan terdapat beberapa awak media yang Whatsapp (WA)nya diblokir oleh Kapolres karena melakukan konfirmasi.

Hal ini, dilakukan oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Wahyu Hidayat. Tentunya, tindakan pemblokiran WA awak media merupakan pembangkangan terhadap arahan Kapolri, Jendral Listyo Sigit. Dimana, banyak dimedia sosial, Kapolri, Jendral Listyo Sigit mengarahkan kepada pejabat Polri agar selalu menanggapi konfirmasi awak media.

Tindakan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Wahyu Hidayat yang dinilai kurang elok itu, mendapatkan respon dari Ketua FRIC DPW Jatim, Imam Arifin atau yang ketap dipanggil Imam Anugrah.

Imam menilai, tindakan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak ini mencederai sinergitas antara awak media dengan Kepolisian dan juga sikap kurang dewasa sebagai seorang Perwira Menengah (Pamen) Polri.

“Selain kurang dewasa, saya juga dapat berasumsi bahwa, AKBP Wahyu Hidayat belum siap menjadi Kapolres karena diduga alergi terhadap awak media. Pemblokiran terhadap WA awak media, tentunya dapat merusak keharmonisan antara Insan Pers dengan Instansi Kepolisian,” kata Imam.

Imam juga menyampaikan, seharusnya Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menjawab setiap pertanyaan atau konfirmasi awak media. Karena, awak media juga harus menyajikan pemberitaan yang berimbang serta menyampaikan kepada masyarakat kabar negatif tentang Polri tersebut benar atau tidak.

“Apa susahnya menjawab konfirmasi awak media. Jika kabar tersebut tidak benar, awak media juga bisa menyampaikannya kepada masyarakat. Sehingga, secara otomatis nama instansi Polri tetap terjaga. Namun, karena pemblokiran ini, tentunya selain awak media, masyarakat juga bertanya – tanya dan dapat berstigma negatif tentang kepolisian,” ungkapnya.

Ketua FRIC DPW Jatim berharap Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak yang merupakan Pamen Polri, dapat lebih legowo dan tidak alergi terhadap awak media. Karena, selain sebagai pilar keempat demokrasi, awak media juga rekan strategis kepolisian dalam menyampaikan program – program kepolisian.

“Awak media ini selain sebagai kontrol sosial, juga sebagai pengingat agar pihak kepolisian menjalankan tugasnya dengan sebagaimana mestinya sesuai Tupoksi atau SOP Kepolisian,” pungkas Imam Arifin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *