Mojokerto, cekpos.id – Aneh tapi nyata dan juga sangat menyakitkan. Hal itu terjadi di gerai ayam geprek SALABIM yang ada di Desa Pesanggrahan, Kec. Kutorejo, Kab. Mojokerto.
Gerai ayam geprek SALABIM adalah gerai makan siap saji yang diketahui mempunyai beberapa cabang hampir di setiap kota di Jawa Timur yang kini mulai naik daun.
Selain tempatnya bersih, juga lokasinya rata – rata di tempat yang sangat strategis. Salah satunya yang ada di Desa Pesanggrahan yang berdiri di pinggir jalan utama menuju tempat wisata Pacet, Trawas dan sekitarnya.
Dari keunggulan letak dan fasilitas tempat yang begitu bagus, ada kekecewaan yang dialami pelanggan yang tak seharusnya terjadi.
IM salah pelanggan yang sering menikmati sajian menu yang disediakan oleh SALABIM harus menahan kecewa dan amarah. Pasalnya, disaat menunggu pesanan yang telah dipesan, IM merasakan ingin buang air kecil. Maka keinginannya tersebut disampaikan kepada pekerja yang kebetulan melayani pesanannya.

Namun begitu kagetnya sekaligus merasa heran dengan jawaban dari salah satu pekerja perempuan pada saat itu yakni tidak ada fasilitas toilet umum.
Kejadian itu terjadi pada hari rabu 21 Desember 2026 sekitar pukul 19.20 wib. Tak berselang lama, pesanan pun selesai. Sambil menahan rasa sembelit yang sangat luar biasa ditambah hawa yang sangat dingin karena bertepatan hujan turun yang begitu deras, IM nekat menerjang hujan pulang menuju rumahnya.
“Kalau tidak ada toiletnya, kalau ada pelanggan yang sudah tidak tahan ingin buang air kecil bagaimana. Terus karyawannya kalau buang air kecil kemana. Kan aneh kalau karyawannya bilang tidak ada toiletnya,” kata IM seraya menahan kesal.
Bila mengacu dengan peraturan yang ada, maka, gerai makan siap saji, restoran, dan kafe wajib menyediakan fasilitas toilet, terutama jika mereka menyediakan tempat duduk untuk pelanggan (dine-in).
Berdasarkan regulasi sanitasi di Indonesia, penyediaan fasilitas toilet dan sarana cuci tangan adalah bagian dari persyaratan higienis untuk mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan.
Dengan kejadian itu amat disayangkan,tak bisa dibayangkan bila yang mengalami hal tersebut tidak bisa menahan di tempat, tentunya akan merugikan semua pihak,maka harapan kami sebagai pelanggan setia berharap ada perhatian dari pihak manajemen untuk sekiranya menyediakan fasilitas toilet umum biar pelanggan merasa lebih nyaman ketika dalam kondisi darurat.














