Ular Piton Sepanjang 5 Meter Gegerkan Warga Tambak Segaran Surabaya.

banner 120x600

Surabaya, Cekpos.id – Warga tambak Segaran RT 06 RW 03, Kelurahan Tambak Rejo, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, digegerkan dengan penemuan seekor ular piton pada Jumat malam, 6 Februari 2026. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB di wilayah RT 07 RW 03, Tambak Segaran. Ular berukuran besar itu diketahui melintas di jalan permukiman warga sebelum masuk ke sebuah selokan.

 

Penemuan ular piton tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melihat pergerakan mencurigakan di jalan. Warga kemudian berteriak meminta bantuan, sehingga warga lain dan Karang Taruna (Kartar) setempat segera berkumpul untuk mengamankan lokasi dan melakukan penangkapan.

 

Dengan sigap dan penuh kehati-hatian, warga bersama anggota Kartar langsung bergerak cepat (gercep) menangkap ular tersebut. Setelah melalui proses yang cukup menegangkan, ular piton akhirnya berhasil diamankan. Berdasarkan perkiraan warga, panjang ular mencapai sekitar 5 meter, sementara beratnya belum dapat dipastikan.

 

Warga menduga kemunculan ular piton tersebut disebabkan oleh kondisi kelaparan serta hujan yang turun pada malam hari. Diduga, hujan membuat ular keluar dari persembunyiannya di area selokan atau semak-semak sekitar permukiman untuk mencari mangsa.

 

Salah satu warga, Pak Subeki, mengungkapkan bahwa sekitar enam bulan lalu pernah ditemukan ular kecil yang masuk ke selokan di wilayah tersebut. Saat itu, warga sempat melakukan pencarian dan bahkan menaburkan garam di sekitar selokan, namun ular tersebut tidak berhasil ditemukan. Pak Subeki menduga ular piton yang tertangkap saat ini kemungkinan merupakan ular yang sama dan telah tumbuh besar.

 

Setelah ular berhasil diamankan, Ketua RW 03 Aiptu Joko Nugroho Dan ketua RT 06 Bpk Anang Santoso langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak pemadam kebakaran (Damkar) untuk penanganan lebih lanjut. Warga diimbau tetap waspada, terutama saat musim hujan, karena hewan liar seperti ular dapat keluar dari habitatnya dan masuk ke kawasan permukiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *